Siapa Sengman yang Disebut Sebagai Utusan SBY dalam Kasus Impor Sapi

Profil lengkap Sengman? Sengman Utusan SBY? - Ridwan Hakim, saksi untuk terdakwa Ahmad Fathanah, menyebut nama Presiden SBY dalam sidang kasus dugaan suap impor daging sapi. Putra politikus PKS Hilmi Aminuddin ini menyebut sosok Sengman sebagai utusan Presiden SBY yang membawa duit Rp 40 miliar yang hendak diberikan PT Indoguna Utama ke Hilmi.

Siapa Sengman?

Dari beberapa sumber media online menyebutkan sosok Sengman yang disebut Ridwan Hakim adalah Sengman Tjahya. Sengman dikenal sebagai pengusaha Hotel Princess, di Kompleks Ilir Barat Permai, Palembang.

Kabarnya pula, Sengman berteman dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sengman mengenal SBY jauh sebelum menjadi presiden. Sengman merintis persahabatan sejak SBY-panggilan akrab Yudhoyono-menjabat Panglima Daerah Militer Sriwijaya pada 1996-1997. Ketika itu Sengman adalah pengusaha di Kota Pempek.

Dan disebutkan pula Sengman turut membantu PT Indoguna Utama mendapatkan jatah kuota impor daging sebanyak 30 ribu ton.

Benarkah Sengman Utusan Presiden SBY?

Disebutnya nama Presiden SBY oleh Ridwan Hakim, saksi untuk terdakwa Ahmad Fathanah, dalam sidang kasus dugaan suap impor daging sapi membuat pihak istana meradang. Melalui juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, Pihak Istana mengaku tak tahu menahu soal utusan SBY itu.

Komentar Jubir Presiden SBY dikutip dari merdeka.com

"Kami tidak pernah mendengar nama itu sebagai utusan presiden. Itu saya pastikan. Saya klarifikasi. Kalau di dalamnya ada pernyataan, silakan itu proses pengadilan," kata Julian, Jumat (30/8).

"Kalau ngomong utusan presiden nggak jelas itu," katanya.

Komentar Jubir Presiden SBY dikutip dari jpnn.com

"Saya tidak berkomentar lebih jauh. Kalau ditanyakan apakah itu utusan Presiden saya katakan bukan. Tidak ada nama tersebut dalam utusan presiden SBY. Kecuali kalau presiden yang lain. Kan presiden banyak sekarang. Ada Presiden taksi juga," ujar Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Jumat, (30/8).

"Kalau disebutkan dia utusan presiden kan jelas, dasarnya apa. Kami kan semua ada dasarnya. Apakah itu berupa kepres, atau surat yang dikeluarkan melalui Setneg. Kalau ngomong utusan Presiden, enggak jelas. Mungkin bukan Presiden Pak SBY saya kira," tegasnya.

So, benarkah Sengman utusan SBY? Benarkah Presiden SBY terlibat kasus suap impor daging sapi? Ataukah skandal korupsi SBY hanya Manuver Politik menjelang pemilu 2014? Entahlah.....

Share this article :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Fatah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger